Tuesday, September 2, 2008

*Surat Fatimah Gemparkan Kota Baghdad*



Fatimah adalah seorang saudara perempuan seorang mujahid yang terkenal di
daerah Abu Gharib, yang berasal dari sebuah keluarga yang terkenal kebaikan
dan ketaqwaannya. Suatu hari pasukan AS menyerbu rumahnya, dengan tujuan
menangkap saudaranya. Namun karena mereka tidak dapat menemukannya, pasukan
AS menangkap Fatimah dengan tujuan memaksa saudaranya menyerahkan diri.
Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil diselundupkan keluar
dari penjara Abu Gharib, surat ini menggambarkan penderitaan para tawanan
wanita akibat perbuatan terntara AS. Segera surat ini tersebar dan
menghebohkan kota Baghdad , mengirimkan gelombang yang akan terus berlanjut
ke seluruh Iraq ! *
Mafkarat al-Islam* berhasil mendapatkan salinan surat tersebut. *

Bismillahirrahmanirrahiim.* *

*Say He is God the One; God the Source [of everything]; Not has He fathered,
nor has He been fathered; nor is anything comparable to Him.* [*Qur*an*,
Surat 112 *al-Ikhlas*]* *

Saya menulis surat Al-Ikhlas ini karena mempunyai arti yang mendalam bagi
saya, dan menimbulkan getaran di hati orang-orang yang beriman.* *
Saudaraku mujahidin di jalan Allah* Apa yang dapat kukatakan padamu?* *Saya
katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan janin akibat perkosaan yang
dilakukan keturunan kera dan babi itu. Mereka telah menodai tubuh
kami,meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk digantungkan
ke
leher-leher kami. Allahu Akbar.* *
Tidakkah kau mengerti tentang kejadian yang menimpa kami? Betulkah kau tidak
tahu ini terjadi pada kami? Kami saudaramu, dan Allah akan meminta
tanggungjawabmu tentang kejadian ini kelak.** **
Demi Allah, tidak semalam pun kami lewatkan di penjara ini kecuali mereka
mendatangi salah satu dari kami untuk melampiaskan nafsu setannya.. Padahal
kami selalu menjaga kehormatan kami karena takut kepada Allah. Takutlah pada
Allah! Bunuhlah kami bersama mereka! Hancurkan mereka bersama kami! Jangan
biarkan kami di sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa
kami,sesungguhnya ini adalah sebuah perbuatan dosa besar di sisi
Allah. Takutlah
pada Allah akan urusan kami. Biarkan (jangan serang) tank dan pesawat
mereka. Datanglah pada kami di penjara Abu Ghurayb.* *
Saya saudaramu karena Allah. Mereka memperkosa saya lebih dari
sembilan kalidalam satu hari. Bisakah kau bayangkan? Bayangkan
salah satu saudaramu diperkosa. Bersama saya ada 13 gadis, semuanya belum
menikah..* *
Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua.* *
Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil pakaian kami, dan
membiarkan kami telanjang.. Saat surat ini saya tulis, seorang diantara kami
telah bunuh diri setelah diperkosa beramai-ramai. Seorang tentara memukulnya
di dada dan paha setelah memperkosanya, lalu menyiksanya. Gadis itu kemudian
bunuh diri dengan memukulkan kepalanya ke tembok penjara, karena dia sudah
tidak sanggup menerima ini. Meskipun bunuh diri dilarang oleh Islam, saya
memaklumi perbuatannya** *Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya,
sesungguhnya Dia Maha engampun.* *
Saudaraku, saya katakan padamu lagi, takutlah pada Allah. Hancurkan kami
bersama para tentara itu, agar kami bisa beristirahat dalam damai.* *
Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami** * Waa Mu*tasimah!.* *
Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya dan para muslimah
belum berakhir.* *
Hatta mataa haadza s-sukuut !!* *
Ini yang sudah kesekian kalinya terjadi..* *Entah berapa lagi akan segera
menyusul* *Kemaren, hari ini dan besok* *Begitu seterusnya..* *

Ya Rabb
nasyku ilaika da'fa quwwatina*
Wa qillata hiilatina *
Allahumma n-shurna nashran adziima*
*Allahuma 'alaika bil haaula l-kuffar*
*Allahuma 'alaika biman adzaa l-muslimin..*

catatan: sebarkan agar semuanya bisa mengetahui keadaan ini.

Wajazaakallahu khairan.

3 comments:

Unknown said...

salam

jazakallahu khairan for sharing this. nak mintak izin nak post kat blog boleh ke?

Mohd Zulhilmi Bin Azelan said...

waalaikumussalam..sila2..ni bukan hak milik ana pun..memg utk dihebah2kan pun..

mu4mm4r r4uh!LL4h said...

masyaAllah...AllahuAkhbar...semakin hari semakin berat tanggungjawab yg di rasakan...bersama-samalah kita memperjuangkan agama Allah ini...